Jumat, 21 Agustus 2015

Je vous remercie, Je suis désolée, Je vous aime (고마워, 미안해, 사랑해)



Hello everyone…
Hari ini adalah hari TM (technical meeting) ospek jurusan pendidikan bahasa prancis. Saya menjadi pemandu gugus “neptune”. Senang sekali bertemu dengan wajah-wajah baru yang akan menjadi adik angkatan di jurusan pendidikan bahasa prancis. TM berjalan cukup lancar walaupun kami harus berpindah tempat secara mendadak.

Selain TM ospek jurusan pendidikan bahasa prancis, hari ini saya juga mendapat kabar gembira. Saya dan keempat teman saya (Miftah, Fery, Heni dan Yesi) dinyatakan lolos untuk mengikuti transfer mahasiswa dari UNY ke UPI Bandung. Awalnya sedikit terkejut. Kami berlima bingung harus bagaimana karena kabar gembira ini datang begitu mendadak. Selain itu, kami juga harus berangkat ke Bandung sebelum tanggal 1 September. Benar-benar mendadak dan waktu yang kami miliki tinggal satu minggu lagi.

Di sela-sela kabar gembira, ada sedikit kekhawatiran yang dirasakan. Ada begitu banyak yang harus ditinggalkan. Orang tua, keluarga, organisasi dan tentu kota Yogyakarta tercinta. Namun, keinginan untuk mandiri dan mencari pengalaman, membuat tekad untuk pergi semakin kuat. Jujur, saya sudah berkeinginan untuk belajar di Bandung sejak SMP. Jika saja hari ini tidak ada kesempatan untuk itu, maka saya akan belajar di Bandung saat S2. Alhamdulillah, kesempatan itu datang lebih cepat dari yang diharapkan.

Selama ini, sejak lahir hingga duduk di tahun ketiga kuliah, saya selelu tinggal di Yogyakarta. Tinggal di sebuah rumah sederhana yang dikelilingi keluarga. bukan hanya keluarga kecil, tetapi keluarga yang menurutku sangat besar. Kakek, nenek dan sepupuku Yuza. Semoga saat besok mbak Nia pulang, Yuza masih ingat dan masih mau main sama mbak Nia. Hehehe. Bapak dan Ibu, saya tahu, sulit melepas anak pertama kalian pergi jauh untuk pertama kalinya. Tapi, jangan khawatir, di sana saya belajar. Dan untuk adik tertembem, Nisa, belajar yang rajin, ujian nasional akan segera datang.

Hal lain yang masih dikhawatirkan sampai saat ini adalah HIPER. Ya, memang pada awalnya saya setengah hati menjalani hari-hari saya bersama HIPER. Tapi, setelah berjalannya waktu, saya ingin menjadi kepala depertemen yang lebih baik. Jujur saja tidak tega meninggalkan staf-staf PSDM tanpa seorang staf ahli. Tapi, jika saya diminta untuk tinggal dan tetap menjadi kepala departemen PSDM, jujur saya tidak bisa. Saya mempunyai prioritas dan mimpi yang harus dikejar dan digapai untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik. Saya datang ke UNY berniat untuk belajar dan organisasai HIPER adalah kegiatan lain yang memiliki persentase lebih rendah dibandingkan kegiatan kuliah.
Mungkin aka nada orang yang berkata saya egois atau meninggalkan tanggung jawab. Silahkan saja. “Ini hidupku dan aku berhak memilih”.
Tidak hanya saya yang bimbang dengan HIPER. Miftah dan Fery pun sama. Kami bertiga adalah pengurus HIPER 2015. Miftah adalah staf ahli departemen soskesma dan Fery adalah staf departemen humas-komunikasi. Mungkin tidak terlalu berat bagi mereka karena mereka bukan kepala departemen. Masih akan ada kepala departemen yang menangani depertemennya. Tapi untuk PSDM, saya benar-benar menyesal. Saya merasa belum memberikan apa-apa samapi saat ini. Je suis désolée.

Saya juga meminta maaf untuk seluruh teman-teman P3L. Saya jarang sekali berangkat rapat P3L. bukan karena tidak mau atau tidak suka. Saya punya kehidupan lain selain di kampung Panggungan. Saya akan memasrahkan uang tabungan pemuda pemudi kepada anggota lain yang bisa bertanggung jawab.

Untuk teman-teman kelas J jurusan pendidikan bahasa prancis angkatan 2103, uang drama EO 5 sudah terkumpul Rp 1.005.000-, . saya akan memberikan uangnya besok sebelum berangkat. Hehehe. Do’akan kami sukses. Kalian akan menemukan teman baru, begitupun kami. Saya percaya, kita kan sukses bersama-sama. Semangat untuk drama EO 5. Semoga native-nya menyenangkan.

En fin, Je vous aime tout le monde.
Je vous remercie, Je suis désolée, Je vous aime
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar